Sinergi DP3AKB dan Dinas Kesehatan Gelar Program DASHAT di Kecamatan Permata Guna Percepatan Penurunan Stunting
Lisma Warda | Kamis, 5 Februari 2026 | Informasi Pemerintahan Informasi Umum
PERMATA, 4 Februari 2026 – Unjuk langkah nyata mendukung program nasional percepatan penurunan stunting, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Bener Meriah menyelenggarakan kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT). Kegiatan edukatif ini dilaksanakan serentak di dua titik strategis, yakni Desa Uning Sejuk dan Desa Pantan Tengah, Kecamatan Permata.
Kegiatan di Desa Uning Sejuk dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas P3AKB, Edi Jaswin, S.K.M, M.Si., dengan didampingi oleh Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Muda, Susmawarti, S.ST., M.Kes. Sementara itu, pelaksanaan di Desa Pantan Tengah dihadiri oleh Ibu Istisarah, S.K.M., selaku Kabid Pengendalian Penduduk, Penyuluhan, dan Pergerakan dari Dinas Kesehatan. Kehadiran para pimpinan instansi ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan intervensi gizi tepat sasaran hingga ke tingkat desa.
Bekerja sama dengan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi), warga mendapatkan penyuluhan mendalam dari para narasumber ahli, yakni Ibu Herawati, S.Gz. dan Maisatul Aini, AM Gz. Materi yang disampaikan fokus pada:
1. Pemahaman Stunting: Penjelasan mengenai dampak stunting bagi tumbuh kembang anak.
2. Pola Konsumsi Gizi Seimbang: Edukasi mengenai pentingnya asupan nutrisi bagi ibu hamil dan anak-anak guna mencegah malnutrisi.
3. Pengolahan Bahan Lokal: Cara mengolah bahan pangan lokal yang terjangkau namun memiliki nilai gizi tinggi.
Sebagai bagian dari simulasi praktis, tim ahli melakukan peragaan menu "4 Bintang" yang terdiri dari karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayuran, serta lemak tambahan. Demonstrasi ini disesuaikan dengan kategori usia, mulai dari bayi usia 6 bulan hingga kebutuhan gizi bagi ibu hamil.
Melalui program DASHAT dan penyuluhan gizi ini, diharapkan masyarakat di Kecamatan Permata dapat lebih mandiri dalam menyediakan asupan bergizi seimbang bagi keluarga. Dengan meningkatnya kesadaran akan gizi yang tepat, diharapkan angka stunting di wilayah tersebut dapat menurun secara signifikan demi mewujudkan generasi masa depan yang lebih sehat. (JT/DiskominfoBM)