Sekolah di Wilayah Terdampak Bencana Bener Meriah Mulai Aktif Kembali Manfaatkan Tenda Bantuan

Lisma Warda | Selasa, 6 Januari 2026 | Informasi Pemerintahan  Informasi Umum 

Bener Meriah — Bencana hidrometeorologi yang terjadi pada Rabu, 26 November 2025, melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Bener Meriah, dan mengakibatkan kerusakan pada fasilitas pendidikan di sebagian besar wilayah terdampak. Meski demikian, aktivitas pendidikan secara bertahap mulai kembali berjalan.

Salah satunya di wilayah Jamur Ujung, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah. Sekolah-sekolah mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA telah kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan memanfaatkan tenda bantuan yang disalurkan melalui BPBD Kabupaten Bener Meriah.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah, Saidi M. Nurdin, S.Pd., M.Pd., saat dimintai keterangan melalui sambungan telepon, Senin (5 Januari 2026), menyampaikan bahwa pihaknya terus memastikan kesiapan sekolah-sekolah menjelang masuk sekolah pascabencana.

Saidi menjelaskan bahwa dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar ini merupakan langkah nyata para tenaga pendidik bersama Pemerintah Daerah untuk menjaga keberlangsungan dunia pendidikan meskipun masih dalam kondisi keterbatasan pascabencana.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Daerah agar proses belajar mengajar tetap berjalan. Alhamdulillah, semangat anak-anak dan para guru sangat baik meskipun belajar dengan fasilitas sementara,” ujarnya.

Dalam rangka kesiapan masuk sekolah, diharapkan upaya ini dapat menunjang pelaksanaan aktivitas pembelajaran bagi peserta didik dan tenaga pendidik di wilayah terdampak bencana.

Di sisi lain, pada hari yang sama juga terpantau Zona Aman dan kondusif di SD Negeri 1 Kute Kering, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah. Para tenaga pendidik dan peserta didik tampak antusias menyambut hari pertama masuk sekolah pascaliburan dan pascabencana dengan melaksanakan kegiatan upacara bendera serta gotong royong bersama.

Pada kesempatan lain, Dinas Pendidikan kabupaten Bener Meriah juga menyerahkan sisa bantuan berupa tas sekolah kepada SMP Negeri 2 Kecamatan Timang Gajah. “Bantuan tersebut telah kami serahkan pada Sabtu, 3 Januari 2026, kepada guru-guru di Zona III yang meliputi Kecamatan Timang Gajah,” jelas Saidi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa berbagai kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Daerah bersama instansi terkait terhadap keberlangsungan pendidikan di wilayah terdampak bencana.

“Diharapkan dengan berbagai upaya ini, aktivitas pembelajaran di sekolah-sekolah terdampak bencana dapat kembali berjalan dengan baik,” tutupnya. (Ra–Kominfo BM)