Peringatan Dini Cuaca Ekstrem: BMKG Rilis Wilayah Terdampak Hujan Lebat di Aceh
Lisma Warda | Senin, 5 Januari 2026 | Informasi Pemerintahan Informasi Umum
JAKARTA, 1 Januari 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan pembaruan Peringatan Dini Cuaca untuk periode 1 hingga 3 Januari 2026. Peringatan ini menyoroti potensi terjadinya hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.
Secara umum, peringatan ini mencakup beberapa provinsi di Indonesia, namun perhatian khusus diberikan kepada wilayah Provinsi Aceh yang diprediksi akan mengalami dampak cuaca signifikan selama tiga hari tersebut.
*Fokus Cuaca di Kabupaten Bener Meriah*
Berdasarkan data yang dirilis BMKG, Kabupaten Bener Meriah tidak termasuk ke dalam daftar, namun Kabupaten Aceh Tengah yang merupakan kabupaten tetangga termasuk dalam wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem, khususnya pada level SIAGA (Hujan Sangat Lebat) pada hari-hari tertentu.
1 Januari 2026
- Level Waspada (Hujan Sedang-Lebat): Provinsi Aceh secara keseluruhan masuk dalam daftar wilayah waspada.
• Level Siaga (Hujan Sangat Lebat) beberapa wilayah di Aceh, seperti Aceh Jaya, Aceh Selatan, dan Aceh Singkil, telah masuk dalam level Siaga.
2 Januari 2026
• Level Waspada (Hujan Sedang-Lebat): Provinsi Aceh masih berada di level Waspada.
• Level Siaga (Hujan Sangat Lebat): Provinsi Aceh termasuk di dalamnya, namun rincian kabupaten/kota yang masuk level Siaga pada tanggal ini tidak tersedia dalam informasi tabel rincian SIAGA yang diunggah.
3 Januari 2026
• Level Waspada (Hujan Sedang-Lebat): Seluruh Provinsi Aceh, termasuk Aceh Tengah, masih berpotensi menghadapi hujan sedang hingga lebat.
• Level Siaga (Hujan Sangat Lebat): Beberapa wilayah di Aceh, seperti Aceh Utara, Aceh Tamiang, Gayo Lues, Aceh Barat, dan Aceh Tengah, diprediksi berada pada level Siaga (Hujan Sangat Lebat). Ini mengindikasikan bahwa pada tanggal 3 Januari 2026, Kabupaten Aceh Tengah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas tinggi yang sangat berbahaya.
*Imbauan Kesiapsiagaan*
BMKG menegaskan bahwa kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem.
"Jika Sobat melihat atau terdampak bencana di sekitar, mari bergotong royong dengan melaporkannya melalui bit.ly/laporanbencabot," tulis BMKG dalam unggahannya.
Masyarakat di Kabupaten Bener Meriah khususnya yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor, diimbau untuk:
• Memantau informasi cuaca terbaru dari sumber resmi BMKG.
• Mempersiapkan rencana evakuasi mandiri jika terjadi peningkatan intensitas hujan signifikan.
• Membersihkan saluran air atau drainase di lingkungan sekitar untuk meminimalkan risiko banjir.
Informasi lengkap terkait cuaca, iklim, kualitas udara, gempa bumi & tsunami dapat diakses di www.bmkg.go.id atau melalui aplikasi InfoBMKG. (HA/DiskominfoBM)