Pemkab Bener Meriah Serahkan 226 Unit Huntara bagi Korban Bencana Hidrometeorologi
Lisma Warda | Kamis, 19 Februari 2026 | Informasi Pemerintahan Informasi Umum
BENER MERIAH – Sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang tertimpa musibah, Bupati Bener Meriah, Ir. H. Tagore Abubakar, secara simbolis menyerahkan kunci Hunian Sementara (Huntara) kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi. Prosesi penyerahan ini berlangsung khidmat di Aula Pendopo Bupati pada Selasa (17/2).
Sebanyak 226 unit Huntara diserahkan kepada keluarga yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerusakan rumah yang cukup parah. Dalam sambutannya, Bupati Tagore menegaskan bahwa bantuan ini merupakan langkah krusial untuk memastikan warga memiliki tempat bernaung yang layak selama masa transisi.
"Kami berharap Huntara ini dapat menjadi tempat tinggal sementara yang nyaman bagi masyarakat. Pemerintah daerah terus berkomitmen untuk mempercepat proses pemulihan bagi seluruh warga yang terdampak," ujar Tagore.
Rincian Bantuan yang Diterima Masyarakat
Melalui sinergi antara Kementerian Sosial (Kemensos) dan BNPB, para penghuni Huntara tidak hanya mendapatkan bangunan fisik, tetapi juga paket bantuan komprehensif untuk mendukung kelangsungan hidup dan pemulihan ekonomi, meliputi:
• Jaminan Hidup (Jadup): Rp15.000/hari per orang selama 3 bulan.
• Stimulan Pemberdayaan Ekonomi: Bantuan senilai Rp5.000.000 per Kepala Keluarga (KK).
• Bantuan Pangan: Beras 10 kg/KK setiap bulan.
• Isian Huntara: Dana Rp3.000.000/KK untuk pemenuhan peralatan rumah tangga.
• Perlengkapan Dasar: Kompor, matras, dan selimut dari BNPB.
Wakil Bupati Bener Meriah turut menekankan bahwa bantuan ini merupakan hasil koordinasi intensif dengan pemerintah pusat. Beliau menyebutkan bahwa selain bantuan fisik, pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada aspek sosial-budaya, termasuk pembagian daging meugang bagi kampung yang terdampak langsung guna meringankan beban psikologis warga.
"Banyak dampak yang terjadi akibat bencana ini, namun bantuan terus berdatangan, salah satunya dari BNPB. Pemerintah hadir dan memberikan kepedulian penuh untuk para korban," pungkasnya.
Di akhir kegiatan, Bupati Tagore kembali mengimbau seluruh masyarakat dan perangkat desa untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat intensitas curah hujan yang masih tinggi di wilayah Kabupaten Bener Meriah. (HA/KominfoBM)