Pemerintah Kecamatan Melaporkan Penanganan Bencana di Samar Kilang

Lisma Warda | Senin, 5 Januari 2026 | Informasi Pemerintahan  Informasi Umum 

Redelong — Bencana hidrometeorologi yang terjadi pada Rabu (26/11/2025) melanda sejumlah wilayah di Aceh, khususnya Kabupaten Bener Meriah, dan mengakibatkan kerusakan pada berbagai fasilitas umum. Dampak paling signifikan dirasakan pada infrastruktur jembatan penghubung di beberapa wilayah terdampak, khususnya di Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah.

Camat Syiah Utama, Mustakim, saat diwawancarai di Kantor BPBD Kabupaten Bener Meriah, menyampaikan bahwa masyarakat di Kecamatan Syiah Utama masih menantikan perkembangan penanganan dari Pemerintah Daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah, terutama terhadap lokasi-lokasi yang hingga kini belum tertangani di Kecamatan Samar Kilang. Hal tersebut disampaikan pada Selasa (2/1/2026) sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.

Menurut Mustakim, masyarakat Kecamatan Syiah Utama saat ini mengalami kesulitan dalam melintasi akses jalan dan jembatan yang terputus akibat bencana sebelumnya. Kondisi ini berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan pokok serta distribusi hasil pertanian warga, khususnya akses menuju Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah.

“Akibat terputusnya jalan dan jembatan, masyarakat sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mengeluarkan hasil pertanian,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun BPBD Kabupaten Bener Meriah, hingga saat ini masih terdapat empat titik longsoran yang belum tertangani, terutama di sekitar Jembatan Rusip dan Jembatan Keken. Kedua jembatan tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas dan aktivitas masyarakat setempat.

Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui BPBD terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat penanganan lanjutan. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama"tutupnya.(Ra/kominfoBm)