Masyarakat Syiah Utama Di Evakuasi Pakai Helikopter

Lisma Warda | Senin, 12 Januari 2026 | Informasi Pemerintahan  Informasi Umum 

Bener Meriah — Tim evakuasi Kabupaten Bener Meriah menerima laporan dari Kepala Puskesmas Syiah Utama pada 6 Desember 2025 terkait adanya masyarakat dengan kondisi medis darurat yang tidak memungkinkan untuk dievakuasi melalui jalur darat sehingga memerlukan evakuasi melalui jalur udara.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim evakuasi segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mendapatkan dukungan helikopter evakuasi udara. Upaya awal dilakukan dengan menghubungi helikopter Save the Children, namun pada saat itu helikopter berada di Medan dalam rangka perpanjangan kontrak"sebutnya.Sementara itu, helikopter Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang melintas tidak melalui jalur Kabupaten Bener Meriah:ujarnya

Setelah dilakukan koordinasi lanjutan dan pengajuan permohonan resmi, pada hari ini permohonan evakuasi udara akhirnya dapat dipenuhi. Helikopter BNPB yang berbasis di Bandara Malikussaleh, Lhokseumawe, dikerahkan untuk melakukan evakuasi medis udara terhadap masyarakat yang membutuhkan penanganan segera.

Evakuasi ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap kondisi kedaruratan medis masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat, guna memastikan pasien memperoleh penanganan kesehatan lanjutan secara optimal.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bener Meriah, Anwar Sahdi, S.TP., M.Si, Sabtu,10 Januari 2026 menyampaikan bahwa proses evakuasi berlangsung dengan lancar dan aman berkat kerja sama lintas sektor antara pihak puskesmas, tim evakuasi daerah, serta dukungan BNPB'tutupnya.(Dn-KominfoBm)