Kembali Pemkab Melalui Disdik Salurkan Seragam Sekolah bagi Siswa Terdampak Bencana.

Lisma Warda | Senin, 19 Januari 2026 | Informasi Pemerintahan  Informasi Umum 

Bener Meriah — Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Dinas Pendidikan kembali menyalurkan seragam dan perlengkapan sekolah kepada peserta didik yang terdampak bencana hidrometeorologi pada 26 November 2025 lalu. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026, setelah sebelumnya bantuan serupa juga telah diserahkan, sebagai bagian dari upaya pemulihan sektor pendidikan pascabencana.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah, Saidi M. Nurdin, S.Pd., M.Pd., saat dihubungi melalui sambungan telepon menyampaikan bahwa penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dan disalurkan langsung ke sekolah-sekolah yang telah terdata serta terverifikasi. Program pembagian seragam dan perlengkapan sekolah ini bertujuan untuk memastikan proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal serta meringankan beban orang tua siswa terdampak bencana.

“Bantuan ini diberikan kepada siswa yang benar-benar mengalami kehilangan atau kerusakan perlengkapan sekolah akibat bencana. Penyalurannya disesuaikan dengan kondisi di lapangan agar tepat sasaran dan dilakukan secara selektif,” ujar Saidi.

Pada Kamis, 15 Januari 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah kembali melanjutkan penyaluran bantuan berupa alat-alat sekolah kepada peserta didik TK Mutiara Jamur Atu serta SD Negeri Simpur, Kecamatan Mesidah. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peninjauan langsung kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah-sekolah terdampak.

Penyerahan bantuan dan peninjauan KBM dilakukan oleh tim Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah dengan turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Dayah, Plt. Kepala Dinas Pariwisata, anggota Majelis Pendidikan Daerah (MPD), para maestro pendidikan, pengawas sekolah, serta jajaran tim Disdik.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung keberlangsungan pendidikan dan mempercepat pemulihan sektor pendidikan di wilayah terdampak bencana”tutupnya. (Ra-KominfoBM)