Dinas Perhubungan Bener Meriah Lakukan Penjagaan Lalu Lintas di Jalan Alternatif Pascabencana
Lisma Warda | Senin, 5 Januari 2026 | Informasi Pemerintahan Informasi Umum
Bener Meriah — Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah melakukan penjagaan dan pengaturan lalu lintas pada jalan alternatif pascabencana yang menghubungkan Bandara Rembele dengan kawasan Pante Raya. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas banyaknya keluhan masyarakat, khususnya pengendara kendaraan bermotor roda dua dan roda empat, Sabtu (3 Januari 2026).
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah, Abdul Kadir, ST. M.Si., melalui wawancara Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan, Lukman Hakim, ST., menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas Polres Bener Meriah terkait penjagaan lalu lintas di lokasi tersebut. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan DPUPKP (Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman) guna mempercepat perbaikan prasarana jalan sebagai bagian dari upaya penanganan menyeluruh terhadap keluhan masyarakat.
Langkah ini diambil menyusul kondisi jalan yang sulit dilalui dalam beberapa waktu terakhir akibat dampak bencana alam, sehingga berpotensi mengganggu keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.
Dalam upaya pengamanan, personel Dinas Perhubungan ditempatkan di sejumlah titik rawan untuk memberikan arahan kepada pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas serta menggunakan jalur yang dinilai aman sesuai dengan kondisi jalan. Selain itu, sejumlah rambu peringatan juga dipasang untuk mengingatkan pengguna lalu lintas terhadap kondisi jalan yang belum stabil serta mendukung arahan petugas di lapangan.
“Kami tidak hanya melakukan pengaturan lalu lintas dan memberikan imbauan melalui personel, tetapi juga bekerja sama dengan pihak Satlantas Polres Bener Meriah untuk mencari solusi berkelanjutan agar jalur ini dapat digunakan secara aman dan lancar,” ujarnya.
Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah mengimbau seluruh pengguna jalan agar senantiasa mematuhi petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan selama melintas di jalur alternatif pascabencana tersebut"tutupnya(Ra-KominfoBM)