Dinas DP3AKB Turun Langsung Tangani Korban Bencana, Fokus Pendataan dan Trauma Healing

Lisma Warda | Senin, 29 Desember 2025 | Informasi Pemerintahan  Informasi Umum 

Bener Meriah | Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Bener Meriah bergerak cepat dalam penanganan bencana sejak hari pertama kejadian. Pada hari pertama, tujuh orang pegawai DP3AKB langsung diterjunkan ke lapangan sebagai relawan, khususnya ke wilayah terisolir yang mengalami putus akses jalan.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Dinas DP3AKB Kabupaten Bener Meriah, Edi Jaswin, S.KM, M.Si, serta didampingi Sekretaris DP3AKB Widya Astuti, S.Ag, M.Pd, Kepala UPTD PPA Nirwana Ilyas, S.KM, dan Psikolog Isminiarabina, S.Psi, M.Psi.

Sekretaris DP3AKB Kabupaten Bener Meriah, Widya Astuti, S.Ag, M.Pd, dalam wawancara pada Rabu, 24 Desember 2025, menyampaikan bahwa " Penanganan di lapangan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas DP3AKB Edi Jaswin, S.KM, M.Si, bersama relawan laki-laki yang ditugaskan ke daerah terdampak parah. Sementara pegawai lainnya diarahkan menjadi relawan di wilayah masing-masing. Pembagian tugas dilakukan secara terstruktur sesuai kebutuhan penanganan yang terus berkembang di posko pengungsian, " ujarnya.

Pada 17 Desember, DP3AKB turun ke Posko Pengungsian Tunyang Induk yang menampung pengungsi dari Desa Tunyang Induk dan Pantan Kemuning, dengan lebih dari 70 anak.

Kegiatan dilanjutkan pada 20 Desember, fokus pada trauma healing dan pendampingan psikologis bagi anak-anak.

DP3AKB bekerja sama dengan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Bener Meriah, menyalurkan bantuan berupa alat tulis, buku mewarnai, dan makanan ringan. Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah, Halimah.

Tim DP3AKB juga melaksanakan trauma healing di Posko KM 60 Desa Rimba Raya, difokuskan pada keluarga yang kehilangan enam anggota akibat bencana. Salah satu korban selamat adalah guru SD, Susi Susanti, yang kehilangan suami dan dua anak balitanya. Pendampingan psikologis intensif diberikan mengingat kondisi trauma berat korban.

Selain itu, Kepala UPTD PPA bersama tim psikolog turut turun ke lokasi untuk dukungan lanjutan, termasuk pendistribusian makanan ringan di jalur pengungsian yang dipenuhi perempuan dan anak-anak.

DP3AKB terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah. Sebelumnya, Bupati Ir. H. Tagore Abubakar menegaskan seluruh ASN diwajibkan menjadi relawan dan setiap dinas melaporkan kegiatan serta jumlah relawan aktif secara rinci.

Ke depan, DP3AKB merencanakan pendampingan berkelanjutan bagi ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita, lansia, dan kelompok rentan. Seluruh kegiatan terdokumentasi lengkap dalam bentuk data dan foto serta telah dilaporkan kepada Sekretaris Daerah.

DP3AKB menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat terdampak bencana hingga kondisi benar-benar pulih.(Dn-Kominfobm)