Bupati Ir. H. Tagore Abubakar Ikuti Rakor PID Dengan Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir Secara Virtual

Lisma Warda | Selasa, 20 Januari 2026 | Informasi Pemerintahan  Informasi Umum 

Redelong | Bupati Bener Meriah Ir. H. Tagore Abubakar mengikuti rapat koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah (PID) yang dirangkai dengan antisipasi kenaikan tiket pesawat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri serta evaluasi dukungan pemerintah dalam program 3 juta rumah dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Tomsi Tohir secara virtual, Senin (19-01-2026) dari Pendopo Bupati Bener Meriah.

Tampak mendampingi bupati dalam rakor pagi itu, Sekda Bener Meriah Riswandika Putra, S.STP., M.AP., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bener Meriah Samusi Purnawira Dade, S.IP., M.Si., Kepala Bagian Ekonomi dan SDA Setdakab Bener Meriah Ihsan, ST., M.Ling., Kepala Dinas Perdagangan Bener Meriah Khairun Aksa, SE., MM., Kepala Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Bener Meriah Muhammad Junaidi AR, M.Si., Kepala Dinas Perhubungan Bener Meriah Abdul Kadir, ST., M.Si., Inspektur Inspektorat Bener Meriah Mawardi, S. Ag., M.Sos., CGCAE., Kepala BPS Bener Meriah Devi Indriastusi, SST., M.Si., dan sejumlah Tim PID Bener Meriah. 

Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir dalam paparannya menyampaikan, bahwa rakor saat itu membahas terkait perkembangan inflasi nasional serta langkah-langkah strategis pengendalian harga menjelang bulan Ramadhan dan lebaran Idul Fitri Tahun 2026 secara historis kerap diiringi dengan peningkatkan tekanan inflasi.

Katanya lagi, berdasarkan data Indeks Perkembangan Harga (IPH) yang dihimpun dari SP2KP Kementerian Perdagangan, komoditas yang dominan menyumbang kenaikan IPH di sejumlah daerah adalah daging ayam ras, cabai rawit, dan bawang merah. Kenaikan harga komoditas pangan tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diantisipasi oleh pemerintah daerah menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. "Maka dari itu, pemerintah daerah didorong untuk memperkuat langkah antisipatif, seperti melakukan pemantauan harga secara berkala, memastikan ketersediaan pasokan, serta menjaga kelancaran distribusi komoditas pangan strategis, guna menekan potensi lonjakan harga dan menjaga stabilitas inflasi di daerah," tegas tohir.

Sementara itu, Kabag Ekonomi dan SDA Setdakab Bener Meriah Ihsan, ST., M.Ling usai rakor PID menyebutkan, perubahan IPH Bener Meriah.pada Minggu ke-3 Januari 2026 sebesar 12.16 persen "Sampai dengan Minggu ke- 3 Januari 2026, secara umum terjadi kenaikan harga bahan pangan di Bener Meriah sebesar 12.16 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Adapun andil komoditas penyumbang IPH Kabupaten Bener Meriah adalah, Daging Ayam 3.25 persen. Beras 2.6 persen. Daging Sapi 1.73 persen," terangnya.