Asisten 1 Khairmansyah, S.IP., M.Sc Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Seulawah Tahun 2026.
Lisma Warda | Selasa, 3 Februari 2026 | Informasi Pemerintahan Informasi Umum
Redelong : Asisten Pemerintahan Keistimewaan Aceh dan Kesra Setdakab Bener Meriah Khairmansyah, S.IP., M.Sc ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Seulawah Tahun 2026 di Lapangan Tribrata Polres Bener Meriah Senin (02-02-2026).
Tampak hadir dalam apel gelar pasukan Operasi keselamatan Seulawah Tahun 2026 Waka Polres Bener Meriah, Kompol Syabirin S.H.,M.Si., Danyonif 114/SM diwakili oleh Pasi log 114/SM Letda Inf Iswanda., Ketua Pengadilan Bener Meriah., Ahmad Nur Hidayat, S.H., M.H., Kabid Pembinaan Prasarana Dan Keselamatan Dishub Lukman Hakim,ST., Dansubdenpom IM 1-7 Bener Meriah Lettu CPM Rudi Yanto., 1 (Satu) Regu Kodim 0119/BM., 1 (Satu) SSK Para PJU Polres Bener Meriah., 6 orang Personel Subdenpom IM 1-7 Bener Meriah., 1 (Satu) Regu Yonif 114/SM., 6 (Enam) SSK Gabungan Personil Polres Bener Meriah., 1 (Satu) Regu Dishub Bener Meriah., 1 (Satu) Regu Gabungan Senkom dan Perhubungan Bener Meriah.
Amanat Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M yang dibacakan oleh Wakapolres Bener Meriah
Kompol Syabirin S.H.,M.Si menyebutkan, Situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Provinsi Aceh saat ini memerlukan perhatian serius. Pasca bencana alam banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah, terjadi kerusakan ruas jalan,
terputusnya jembatan, serta keterbatasan akses jalan yang berdampak pada kelancaran arus lalu lintas dan mobilitas masyarakat. Kondisi tersebut semakin kompleks dengan meningkatnya
mobilitas masyarakat menjelang bulan suci ramadhan dan hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah, yang berpotensi menimbulkan gangguan lalu lintas, keselamatan pengguna jalan, serta distribusi logistik. Sejalan dengan hal tersebut, berdasarkan data kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan operasi keselamatan seulawah tahun 2024 dan 2025, tren kecelakaan lalu lintas di Provinsi Aceh masih menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. pada Tahun 2024 tercatat 46 kejadian laka lantas, sedangkan pada tahun 2025 meningkat menjadi 57 kejadian, atau naik 11 kejadian (24%). dari sisi korban, jumlah korban meninggal dunia berjumlah 15 orang, namun terdapat peningkatan pada korban luka berat, dari 5 orang pada tahun 2024 menjadi 11 orang pada tahun 2025, atau naik 6 orang (120%).
Selain itu, jumlah korban luka ringan juga mengalami kenaikan dari 59 orang menjadi 66 orang, atau meningkat 7 orang (12%). data tersebut menunjukkan bahwa tingkat keselamatan dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas di aceh masih memerlukan perhatian serius dan langkah penanganan yang lebih optimal, khususnya dalam menekan fatalitas kecelakaan dan meminimalisir kerugian jiwa maupun materi. Oleh karena itu, diperlukan langkah antisipatif yang terencana dan terpadu untuk mengantisipasi potensi kelangkaan BBM, bencana banjir dan tanah longsor, gangguan distribusi pangan, serta kemacetan lalu lintas dan peningkatan arus masuk masyarakat ke provinsi aceh menjelang bulan suci ramadhandan Hari Raya Idul Fitri.
Seluruh potensi kerawanan tersebut harus dikelola secara profesional dan sinergis guna menjamin keamanan, keselamatan, dan ketertibanmasyarakat. Dalam rangka menjawab tantangan tersebut, Polda Aceh bersama polres jajaran dan didukung oleh instansi terkait lainnya akan melaksanakan operasi keselamatan seulawah-2026 yang mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas Yang Aman, Nyaman, Dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah-2026.” Operasi ini akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 s.d. 15 Februari 2026, di seluruh wilayah Provinsi Aceh.
Untuk memastikan pelaksanaan operasi berjalan optimal dan mencapai sasaran, kepada seluruh jajaran agar melaksanakan operasi ini dengan penuh tanggung jawab. Sehubungan dengan hal tersebut, saya sampaikan beberapa penekanan untuk dipedomani dan dilaksanakan sebagai berikut: (1).Laksanakan deteksi dini dan pemetaan terhadap seluruh titik rawan pelanggaran, kecelakaan, dan kemacetan lalu lintas; (2). Berikan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat melalui sosialisasi, media cetak, elektronik serta media sosial; (3). Laksanakan sosialisasi kepada pengusaha angkutan barang dan perorangan, khususnya terkait pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga ke atas. (4). Laksanakan ramp check terpadu bersama instansi terkait pada lokasi strategis, meliputi pemeriksaan administrasi, teknis kendaraan, dan kesehatan pengemudi; (5). Tingkatkan turjawali pada lokasi rawan pelanggaran, kecelakaan, dan kemacetan; (6). Tegakkan hukum secara tegas dan profesional terhadap kendaraan pribadi berpelat hitam yang digunakan sebagai angkutan umum atau travel ilegal; (7). Laksanakan dakgar lantas secara humanis melalui etle statis dan mobile serta pemberian teguran yang edukatif. 8) Terakhir, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel POLRI, unsur TNI, pemerintah daerah, serta seluruh instansi terkait yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam pelaksanaan operasi keselamatan seulawah 2026. Saya berharap melalui operasi ini, kita dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta menciptakan kondisi yang aman dan kondusif dalam menyambut bulan suci ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.