Akses TPA Tertutup Longsor, Pemkab Bener Meriah Buka Lokasi Pembuangan Sampah Sementara
Lisma Warda | Senin, 5 Januari 2026 | Informasi Pemerintahan Informasi Umum
Bener Meriah – Bencana alam yang melanda Kabupaten Bener Meriah sejak Rabu, 26 November 2025, telah menimbulkan masalah serius pada pengelolaan sampah daerah. Akses jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Uber-uber di Kampung Perumpakan Ben Jadi, Kecamatan Mesidah, terputus total akibat longsor, yang menyebabkan terhambatnya proses pembuangan sampah.
Menyikapi krisis ini, jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah mengambil tindakan cepat. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Susnaini, S.Ag., bersama Bupati dan Wakil Bupati Bener Meriah turun langsung meninjau lokasi alternatif untuk pembuangan sampah sementara.
*Peninjauan dan Pembukaan Akses Darurat*
Pilihan lokasi jatuh pada area bekas TPA di Kampung Mangku, Kecamatan Bandar, yang pernah digunakan sebelum TPA Uber-uber beroperasi. "Karena TPA utama kita tidak dapat diakses, kami harus segera mencari solusi agar sampah tidak menumpuk di kota. Lokasi di Kampung Mangku ini adalah opsi terbaik karena pernah digunakan sebelumnya," ujar Kepala DLH, Susnaini, S.Ag., saat diwawancarai di lokasi TPA sementara.
Pada hari Kamis, 1 Januari 2026, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bener Meriah, berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bandar dan masyarakat Kampung Mangku, melaksanakan kegiatan gotong royong massal. Kegiatan ini difokuskan untuk membuka kembali akses jalan menuju lokasi pembuangan sampah sementara tersebut.
Untuk mempercepat pembukaan akses, DLH mengerahkan alat berat berupa ekskavator milik dinas. Langkah ini memastikan bahwa truk-truk sampah dapat kembali beroperasi dan membuang muatan mereka ke lokasi sementara.
"Kami akan menggunakan lokasi di Kampung Mangku ini sebagai solusi sementara sambil menunggu akses ke TPA Uber-uber pulih kembali. Prioritas utama kami adalah memastikan jembatan Kanis dan seluruh ruas jalan yang terdampak longsor dapat dilalui kembali oleh kendaraan besar," tambah Susnaini.
Diharapkan, dengan dibukanya TPA sementara ini, masalah penumpukan sampah di wilayah Bener Meriah dapat segera teratasi, sembari menunggu perbaikan infrastruktur vital menuju TPA permanen selesai dilakukan"tutupnya.(JT-KominfoBm)