Wabup Ir. H. Armia Secara Simbolis Serahkan Remisi Kepada 144 Narapidana Rutan Bener Meriah Pada HUT RI Ke-81.
PPID Utama | Rabu, 19 Agustus 2026 | Informasi Pemerintahan Informasi Umum
Redelong : Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia memberikan remisi umum kepada narapidana serta pengurangan masa pidana umum bagi anak binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bener Meriah, Senin (17-8-2026).
Pemberian remisi tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepala Rutan Kelas IIB Bener Meriah, Ari Samanto, menyebutkan saat ini jumlah warga binaan di Rutan Bener Meriah mencapai 226 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 191 narapidana dan 35 tahanan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 145 orang diusulkan untuk mendapatkan remisi tahun ini karena telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif.
“Sebanyak 144 orang mendapatkan SK Remisi Umum, dengan rincian Remisi Umum I sebanyak 13 orang, Remisi Umum II sebanyak satu orang, dan remisi selanjutnya sebanyak 131 orang. Sementara 46 orang tidak memenuhi syarat,” jelas Ari Samanto.
Sementara itu, Wakil Bupati Bener Meriah, Ir. H. Armia, dalam amanat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Agus Andrianto menyebutkan, bahwa pemberian pengurangan masa pidana tidak hanya dimaknai sebagai pengurangan hukuman, tetapi juga sebagai bentuk pemberian kesempatan kepada warga binaan untuk memperbaiki diri dan menata masa depan. “Pengurangan masa pidana memiliki makna yang lebih jauh terkait memberikan kesempatan untuk memperbaiki masa depan,” ujar Armia saat membacakan amanat tersebut.
Khusus bagi anak binaan, pendekatan pembinaan diarahkan dengan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak. Hal tersebut meliputi aspek pendidikan, pembinaan karakter, pemulihan, serta reintegrasi sosial agar anak dapat kembali ke tengah masyarakat dengan bekal yang lebih baik.
Dalam kegiatan tersebut, Rutan Kelas IIB Bener Meriah juga memberikan penghargaan kepada warga binaan yang berhasil menghafal Juz 30 Al-Qur’an. Selain itu, kegiatan turut dimeriahkan dengan penampilan seni dan budaya khas dataran tinggi Gayo serta pameran hasil kerajinan tangan warga binaan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Rutan Bener Meriah untuk memberikan apresiasi terhadap warga binaan sekaligus mendorong proses pembinaan agar mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali berintegrasi di tengah masyarakat.