Wabup Ir. H. Armia Secara Resmi Menutup Lomba Tausyiah Da'iyah BKMT Bener Meriah Tahun 2026 Di Aula Setdakab Bener Meriah.

PPID Utama | Kamis, 13 Agustus 2026 | Informasi Pemerintahan  Informasi Umum 

Redelong : Wakil Bupati Bener Meriah Ir. H. Armia menghadiri lomba tausyiah terbaik para da'iyah BKMT piala Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dalam rangka menyambut HUT RI ke -81 di Aula Setdakab Bener Meriah, Rabu (12-08-2026). 

Kegiatan ini di hadiri oleh Ketua MPU Kabupaten Bener Meriah Tgk. Abdurahman Lamno, S.Sy., Ketua TP-PKK Kabupaten Bener Meriah Ny. Meutia Fauziah Tagore., Ketua BKMT Kabupaten Bener Meriah Ny. Puspitawati Armia beserta jajaran., Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bener Meriah Ny. Use Ferawati Riswandika., Asisten Pemerintahan Keistimewaan Aceh dan Kesra Setdakab Bener Meriah Khairmansyah, S.IP., M.Sc., Kadis Syariat Islam Bener Meriah Taslim, S.Ag., M.Sos., Ketua Baitul Mal Bener Meriah Drs. Asnawi., perwakilan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah., Kadis Dayah Bener Meriah Armoza Arita, S.Pd., M.Pd., Camat Timang Gajah Candra Sasmita, S.STP., M.Si., Camat Gajah Putih Hari Prawira, S.STP., M.AP., Camat Mesidah Agus Arianto, S.T., Kepala LPP RRI Takengon Imam Taufik, S.E., M.M., Ketua BKPRMI Bener Meriah Tgk. Syuhada, S.Pd.I., M.H, serta sejumlah undangan lainnya.

 

Wakil Bupati Bener Meriah Ir. H. Armia dalam arahannya menyampaikan, background atau latar belakang mengapa dilaksanakan perlombaan da'iyah. Bahwa dalam setiap ceramah kaum perempuan banyak memberikan pertanyaan kepada penceramah yang mayoritasnya adalah laki-laki, pertanyaan yang lontarnya sangat spesifik ke urusan wanita, sehingga pertanyaan tidak serta merta dapat dijawab oleh penceramah laki-laki karena pernyataannya spesifik ke wanita. Untuk itulah ide perlombaan ini di buat, yang bertujuan lahirnya para da'iyah dan ustadzah yang nantinya mengisi setiap kegiatan para ibu-ibu, sehingga pertanyaan para kaum perempuan bisa dijawab langsung oleh kaumnya sendiri.

 

"Kami selaku kepala daerah berkomitmen untuk terus mendukung acara-acara seperti ini. Perempuan yang berilmu dan berakhlak adalah pilar utama dalam membangun keluarga yang sakinah dan masyarakat yang beradap. Mudah-mudahan ini merupakan satu sisi kecil dari pada bupati dan wakil bupati untuk menciptakan manusia masyarakat Bener Meriah yang bertakwa kepada Tuhan Yang maha kuasa," demikian Wabup Bener Meriah Ir. H. Armia.

Sebelumnya, Ketua BKMT Kabupaten Bener Meriah Ny. Puspitawati Armia dalam pidatonya menyampaikan, kegiatan lomba tausiyah ini memperebutkan piala Bupati, selain itu juga utamanya untuk menjaring para dai'yah perempuan terbaik se-kabupaten Bener Meriah, sekaligus dalam rangka menyambut dirgahayu Republik Indonesia ke-8. 

Disampaikannya lagi, perlombaan da'iyah perempuan tersebut untuk pertama kalinya di selenggarakan di Kabupaten Bener Meriah. Mengingat sangat sedikitnya para da'iyah dan ustadzah yang berani berbicara di depan publik. "Kami memperhatikan, sebenarnya, tidak sedikit perempuan-perempuan yang ada di Gayo pintar berbicara, apalagi kalau live di media sosial, kepintaran inilah yang kita manfaatkan untuk berdakwah. Dari kegiatan ini sudah ada para ustadzah yang memiliki talenta dalam mensyiarkan agama, yang nantinya bisa berkontribusi untuk menyiarkan agama di Bener Meriah ini. kegiatan ini juga tidak terlepas dari peran BKMT untuk mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bener Meriah terwujudnya Kabupaten Bener Meriah yang Maju, Sejahtera, dan Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa," ucap Ketua BKMT Bener Meriah Ny. Puspitawati Armia.

Sementara itu, Kadis Syariat Islam Bener Meriah Taslim, S.Ag., M.Sos dalam laporannya menyebutkan, kegiatan tersebut diselenggarakan atas inisiatif dari Wakil Bupati Bener Meriah yang menginginkan di Bener Meriah lahirnya da'iyah dari kaum perempuan, karena selama ini para da'iyah kebanyakan dari kaum laki-laki. "Inisiatif Wakil Bupati Bener Meriah bertujuan melahirkan da'iyah perempuan untuk memperkuat dakwah umat karena mayoritas jemaah majelis taklim adalah perempuan. Langkah ini menyeimbangkan peran penceramah yang selama ini didominasi oleh kaum laki-laki di daerah Bener Meriah. Kegiatan ini juga di danai langsung oleh Bapak Wakil Bupati dari kantong pribadinya. Kami ucapkan terimakasih bapak wakil bupati atas dukungannya," ucapnya.

Lebih jauh di sampaikan oleh Kadis Syariat Islam Bener Meriah itu, bahwa, nantinya BKMT Kabupaten akan memberi pembinaan kepada ketiga finalis yang lolos."Jangka panjangnya, mereka akan mengisi tausyiah di setiap acara pengajian baik di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa," ujarnya.