Wabup Armia Hadiri Pengkajian Risiko Bencana Partisipatif di Bener Meriah
PPID Utama | Selasa, 29 September 2026 | Informasi Pemerintahan Informasi Umum
Redelong : Wakil Bupati Bener Meriah Ir. H. Armia menghadiri kegiatan Pengkajian Risiko Bencana Partisipatif Kabupaten Bener Meriah Tahun 2026 yang digelar Posko Relawan Alang Tulung Beret Berbantu (RATB), Senin (28-9-2026), di Seladang Caffe, Jalan Lintas Takengon-Bireuen.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kalak BPBD Bener Meriah Ilham Abdi, S.STP., M.AP, unsur DMC Dompet Dhuafa, Posko RATB, Ketua LPKH Gunung Geureudong, serta para reje dari Desa Rembune, Pantan Pediangan, dan Bukit Mulie.
Dalam arahannya, Wabup Ir. H. Armia menyampaikan bahwa kondisi geografis Bener Meriah yang berada di kawasan pegunungan dan perbukitan serta jalur sesar aktif menjadikan daerah tersebut memiliki risiko bencana yang perlu diantisipasi secara serius.
Menurutnya, bencana banjir bandang dan tanah longsor pada akhir Desember 2025 menjadi pelajaran penting agar pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga memperhatikan aspek ketangguhan terhadap bencana.
“Pengkajian risiko bencana secara partisipatif merupakan langkah strategis. Masyarakat adalah pihak yang paling mengetahui kondisi wilayah, termasuk titik rawan longsor, lokasi banjir, dan jalur evakuasi,” ujar Wabup.
Ir. H. Armia meminta peserta memetakan tiga aspek utama, yakni ancaman (hazard), kerentanan (vulnerability), dan kapasitas (capacity) yang dimiliki masyarakat dan desa, termasuk kearifan lokal serta semangat gotong royong.
Dia berharap, hasil pengkajian tersebut dapat menjadi dasar dalam penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB), RPJMD, tata ruang berbasis mitigasi bencana, serta dokumen R3P dan Jitupasna lanjutan. Wabup Bener Meriah juga menekankan pentingnya keterlibatan akademisi dan seluruh pemangku kepentingan agar kajian yang dihasilkan komprehensif dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Harapan kita, Bener Meriah ke depan bukan hanya pulih, tetapi menjadi kabupaten yang tangguh bencana, Islami, maju, dan berkelanjutan,” demikian Wabup Bener Meriah Ir. H. Armia.