Tim PID Kabuapten Bener Meriah Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah M1 Bulan Mei, Tahun 2026 Dengan Sekjen Kemendagri Secara Virtual.

PPID Utama | Jumat, 24 Juli 2026 | Informasi Pemerintahan  Informasi Umum 

Redelong : Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Bener Meriah ikuti rapat koordinasi terkait Pengendalian Inflasi Daerah yang di rangkaikan dengan sosialisasi penyelenggaraan jaminan produk halal secara virtual dengan Senin (08-06-2026) dari ruang Saber Pungli lantai 2 Setdakab Bener Meriah.

Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Minggu Sekjen Kemendagri Komjen. Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si. Acara tersebut juga di ikuti secara daring maupun langsung oleh unsur Kementrian, Lembaga, Gubernur, Bupati, Walikota, Unsur Forkopimda Serta TPID se-Indonesia.

Dalam rakor tersebut, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir memaparkan mengenai perkembangan inflasi nasional dan daerah. Berdasarkan data yang disampaikan, inflasi nasional pada Mei 2026 tercatat sebesar 0,28 persen secara bulanan (month to month), dengan inflasi tahunan mencapai 3,08 persen. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau masih menjadi salah satu penyumbang utama inflasi, terutama dipengaruhi oleh kenaikan harga sejumlah komoditas seperti cabai merah, minyak goreng, bawang merah, tomat, dan beras. Selain itu, dipaparkan pula kondisi inflasi di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia.

Usai pelaksanaan Rakor PID, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab Bener Meriah Ihsan, ST., M.Ling menyampaikan, bahwa Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Bener Meriah pada Minggu ke-1 pada Bulan Juni Tahun 2026 berada di angka 1,62 %.

Katanya lagi, adapun andil komoditas penyumbang IPH di Kabupaten Bener Meriah adalah, Cabe Merah 1,11%., Bawang Merah 0, 41%., Beras 0, 39%.