Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Bener Meriah Rakor PID Dengan Kemendagri Secara Virtual
PPID Utama | Rabu, 16 September 2026 | Informasi Pemerintahan Informasi Umum
Redelong : Tim PID Kabupaten Bener Meriah mengikuti rapat koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Minggu ke-2 Bulan September 2026 secara virtual dengan Kemendagri, Senin (14-09-2026).
Kegiatan yang di gelar oleh Pemkab Bener Meriah di Ruang Saber Pungli Lantai 2 Setdakab Bener Meriah tersebut di hadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bener Meriah yang di wakili oleh Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab Bener Meriah Ihsan, ST., M.Ling serta para Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Bener Meriah.
Dalam keterangannya, Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Bener Meriah Ihsan, ST., M.Ling menyebutkan, bahwa di Minggu ke-2 Bulan September 2026 ini, perubahan IPH Bener Meriah berada di angka 0,94%.
"Sampai dengan Minggu ke-2 September 2026, secara umum terjadi kenaikan harga bahan pangan di Bener Meriah sebesar 0,94 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya yang berada di angka 0,38%, terang Ihsan.
Dia juga memaparkan, bahwa komoditas andil terbesar kenaikan IPH ini adalah Cabai Merah 1,09%, Mie Kering Instant 0,19%, dan Daging Ayam Ras 0,18%.
Menurut Ihsan, perkembangan harga pangan tersebut menjadi perhatian TPID Kabupaten Bener Meriah dalam menjaga stabilitas harga di tingkat masyarakat. Pemantauan terhadap komoditas pangan strategis terus dilakukan sebagai bagian dari langkah antisipasi terhadap gejolak harga.
"Melalui rakor bersama Kemendagri, pemerintah daerah juga memperkuat koordinasi dan sinergi dalam merumuskan langkah pengendalian inflasi, khususnya terhadap komoditas yang mengalami kenaikan harga. TPID Kabupaten Bener Meriah berkomitmen untuk terus memantau perkembangan harga dan pasokan bahan pangan serta mengambil langkah yang diperlukan guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di daerah," tutup.Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Bener Meriah Ihsan, ST., M.Ling.