Sekda Bener Meriah Buka Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch II di UPTD Blk Redelong
PPID Utama | Jumat, 24 Juli 2026 | Informasi Pemerintahan Informasi Umum
Bener Meriah, 26 Juni 2026 – Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah, Riswandika Putra, S.STP., M.A.P., secara resmi membuka Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch II di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Redelong, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan pembukaan turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Bener Meriah Khairmansyah, S.IP., M.Sc., Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Abdul Kadir, S.T., M.Si., Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kamaruddin, S.AP., M.A.P., serta Plt. Kepala Dinas Perdagangan Rahmayanti, S.E., M.S.P.
Pelatihan Vokasi Nasional Batch II ini diikuti oleh 42 peserta, yang terdiri dari 13 peserta laki-laki dan 29 peserta perempuan. Para peserta berasal dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Aceh, bahkan beberapa di antaranya berasal dari luar Provinsi Aceh, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap pelatihan yang diselenggarakan di UPTD BLK Redelong.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Riswandika Putra menegaskan bahwa pelatihan vokasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kompetensi dan keterampilan sumber daya manusia sehingga mampu bersaing di dunia kerja maupun menciptakan peluang usaha secara mandiri.
"Pelatihan vokasi ini sangat penting sebagai bekal untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi. Saya berharap seluruh peserta mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh serta aktif berdiskusi, baik sesama peserta maupun dengan para pelatih dan instruktur. Melalui diskusi, wawasan dan pengalaman akan semakin bertambah," ujar Sekda.
Secara khusus, Sekda juga memberikan motivasi kepada peserta yang mengikuti pelatihan di bidang pembuatan roti dan kue agar terus mengembangkan kreativitas dan inovasi. Menurutnya, produk yang dihasilkan akan memiliki nilai tambah apabila mampu mengangkat identitas daerah.
"Saya berharap peserta pelatihan pembuatan roti dan kue dapat berinovasi dengan menghadirkan produk yang memiliki ciri khas Bener Meriah, misalnya membuat kue dengan motif kerawang Gayo atau kreasi lainnya yang mencerminkan budaya daerah. Dengan demikian, produk yang dihasilkan tidak hanya memiliki cita rasa yang baik, tetapi juga menjadi daya tarik dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi," tambahnya.
Melalui Pelatihan Vokasi Nasional Batch II ini, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah berharap lahir tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan mampu berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, sekaligus mendorong tumbuhnya wirausaha baru yang berbasis potensi dan kearifan lokal.