Secara Simbolis Asisten 1 Setdakab Bener Meriah Khairmansyah,S.IP., M.Sc Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf Kepada Nazir.
PPID Utama | Jumat, 24 Juli 2026 | Informasi Pemerintahan Informasi Umum
Redelong : Bupati Bener Meriah yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan Keistimewaan Aceh dan Kesra Setdakab Bener Meriah Khairmansyah, S.IP., M.Sc memberikan secara simbolis sertifikat tanah wakaf kepada Nazir di Aula Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bener Meriah, Kamis (18-06-2026).
Kegiatan ini tampak di hadiri oleh Kepala BPN Bener Meriah., Kepala Kejaksaan Negeri Bener Meriah., Kepala Kantor Kementerian Agama Bener Meriah., para camat dilingkungan Pemkab Bener Meriah., serta para Nazir dari sejumlah desa dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah.
Acara penyerahan sertifikat tanah wakaf saat itu diselenggarakan oleh Kantor BPN bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah serta Pemerintah Daerah Bener Meriah. Pemberian sertifikat tanah wakaf sebagai dari upaya percepatan legislasi dan perlindungan hukum terhadap aset tanah wakaf guna memberikan kepastian hukum bagi masyarakat serta mendukung tertib administrasi pertanahan di Kabupaten Bener Meriah.
Asisten Pemerintahan Keistimewaan Aceh dan Kesra Setdakab Bener Meriah Khairmansyah, S.IP.,.M.Sc menyebutkan, sertifikat tanah wakaf menjadi langkah strategis dalam mencegah potensi sengketa kepemilikan tanah dan memberikan kepastian hukum bagi para Nazir dalam pengelolaan tanah wakaf.
"Atas nama pemerintah daerah Bener Meriah kami sampaikan apresiasi kepada BPN Bener Meriah, Kemenag Bener Meriah dan Kejaksaan Negeri Bener Meriah yang telah memfasilitasi semua, sehingga pada hari ini pelaksanaan pemberian sertifikat tanah wakaf dapat berlangsung. Langkah kolaboratif ini memastikan kepastian hukum dan legalitas bagi aset keagamaan masyarakat di wilayah Bener Meriah,"ucapnya.
Asisten 1 Setdakab Bener Meriah itu menitipkan pesan, agar para Nazir setelah menerima sertifikat tanah wakaf, wajib mengelola, memelihara, dan mengembangkan objek wakaf sesuai dengan peruntukkannya (misalnya untuk masjid, madrasah, atau lahan produktif).