Pemkab Bener Meriah Salurkan Bantuan Tanggap Bencana Untuk Korban Kebakaran Di Desa Gunung Tunyang, Kecamatan Timang Gajah.
PPID Utama | Jumat, 24 Juli 2026 | Informasi Pemerintahan Informasi Umum
Redelong : Pasca bencana kebakaran, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah salurkan bantuan tanggap bencana untuk korban kebakaran di Desa Gunung Tunyang, Kecamatan Timang Gajah, Rabu (17-06-2026).
Hal tersebut disampaikan oleh camat Timang Gajah Candra Sasmita, S.STP., M.Si ketika ditemui dilokasi kebakaran Desa Gunung Tunyang, Kecamatan Timang Gajah.
Camat Timang Gajah Candra Sasmita , S.STP., M.Si menyebutkan, bahwa Pemerintah Daerah Bener Meriah melalui dirinya menyampaikan rasa belasungkawa sedalam-dalamnya terhadap musibah yang telah menimpa warga Desa Gunung Tunyang yang terjadi pagi sekitar jam 07:30 WIB.
Disampaikannya lagi, pasca kebakaran yang menghanguskan 2 unit rumah milik warga Desa Gunung Tunyang, Kecamatan Timang Gajah, pemerintah daerah Bener Meriah melalui dinas terkait sudah menyalurkan bantuan tanggap bencana kepada para korban.
" Kami juga telah menyampaikan permohonan kepada Disdukcapil Bener Meriah untuk pengurusan dokumen kependudukan yang terdampak, seperti Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP)," katanya.
Ketika berada dilokasi kebakaran, Camat Timang Gajah Candra Sasmita menyampaikan, atas nama pemerintah daerah Bener Meriah, Kecamatan Timang Gajah dia berharap masyarakat yang tertimpa musibah diberikan kesabaran, kekuatan mental, dan ketabahan dalam melewati masa-masa sulit ini. "Semoga ujian ini menjadi jalan untuk bangkit kembali dan memperoleh hikmah di balik cobaan yang diberikan," tutupnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah, Safriadi, menyebutkan pihaknya mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan kobaran api. "Enam unit armada pemadam diterjunkan dari Posko Utama, Pos Bandar, Pos Lampahan, dan Pos Singah Mulo. Proses pemadaman turut dibantu personel TNI, Polri, serta masyarakat setempat. Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 08.30 WIB," terang Safriadi.