Pemkab Bener Meriah Perkuat Koordinasi Lintas Sektor melalui Rakor FOLU NC4
PPID Utama | Jumat, 6 November 2026 | Informasi Pemerintahan Informasi Umum
Redelong : Pemerintah Kabupaten Bener Meriah memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya perlindungan kawasan hutan, pencegahan, dan penanganan bencana melalui Rapat Koordinasi Tingkat Kabupaten Kegiatan FOLU NC4 terkait Ketersediaan Alat dan Penanganan Operasi, Kamis (05-11-026) yang berlangsung di Aula Setdakab Bener Meriah.
Rapat dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Bener Meriah, Riswandika Putra, S.STP., M.AP. Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan UPTD Wilayah IV Aceh tersebut turut dihadiri Dandim 0119/BM Letkol Arh Febry Adyanto, S.H., perwakilan Kapolres Bener Meriah, Kepala KPH VI Aceh Cut Regina, S.P., M.M., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bener Meriah Surahman, S.IP., M.AP., serta unsur BPBD, TNI, Polri dan jajaran KPH VI Aceh.
Dalam sambutannya, Sekda Bener Meriah Riswandika Putra,S.STP., M.AP menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan rapat koordinasi tersebut. Ia berharap kegiatan ini menghasilkan kerja sama lintas sektor yang efektif dan berkelanjutan, mengingat kondisi geografis Bener Meriah yang didominasi kawasan hutan dan pegunungan memiliki kerawanan terhadap berbagai bencana. Sekda juga menekankan pentingnya restorasi dan reboisasi kawasan hutan sebagai bagian dari upaya pemulihan fungsi ekosistem, sehingga pencegahan bencana tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik.
Harapan Sekda Bener Meriah, melalui kegiatan FOLU NC4 ini, sinergi seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan dan ketangguhan Kabupaten Bener Meriah menghadapi potensi bencana.
Sementara itu, Kepala KPH VI Aceh, Cut Regina, menekankan pentingnya kesiapan personel, ketersediaan sarana dan prasarana, serta pelaksanaan patroli secara rutin dan terarah. Menurutnya, deteksi dini terhadap kebakaran hutan dan lahan, perambahan, pembalakan liar, serta potensi bencana harus diperkuat melalui sistem pelaporan dan koordinasi yang cepat.
Ia berharap rapat tersebut menghasilkan data kesiapan personel, inventarisasi peralatan, rencana patroli, serta mekanisme respons cepat dalam menghadapi kondisi darurat.
Senada dengan itu, Dandim 0119/BM Letkol Arh Febry Adyanto menyatakan kesiapan TNI untuk bersinergi dengan pemerintah daerah, Polri, BPBD, dan seluruh unsur terkait dalam pencegahan, kesiapsiagaan, tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana.
Dandim 0119 BM mengingatkan agar seluruh instansi menghindari ego sektoral dan mengutamakan keselamatan masyarakat. Hasil rapat koordinasi, menurutnya, harus diwujudkan dalam langkah nyata melalui pembagian tugas dan mekanisme komunikasi yang jelas.