Merajut Harapan Pasca Bencana, DP3AKB Bener Meriah Gelar Pemulihan Psikososial bagi Perempuan dan Anak Terdampak Banjir serta Longsor

PPID Utama | Jumat, 24 Juli 2026 | Informasi Pemerintahan  Informasi Umum 

REDELONG, 25 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026 dan Hari Anak Nasional, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Bener Meriah bekerja sama dengan AWP Foundation (AWPF) melaksanakan kegiatan “Merajut Harapan Pasca Bencana” berupa pemulihan psikososial bagi perempuan penyintas banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bener Meriah.

Kegiatan yang dilaksanakan dikec.Timang gajah bagi penyitas yang tingal dihuntara menjadi bentuk kepedulian dan dukungan terhadap masyarakat terdampak bencana, khususnya perempuan, anak-anak, keluarga, serta masyarakat sekitar agar mampu bangkit kembali secara mental dan emosional.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan berbagai pendampingan psikososial, mulai dari sesi konseling dan curhat aman bagi perempuan, terapi kelompok, dukungan emosional, hingga kegiatan pemberdayaan diri. Sementara bagi anak-anak dilaksanakan kegiatan psikososial melalui terapi bermain, dongeng dan cerita inspiratif, permainan edukatif, edukasi emosi, menggambar, mewarnai, serta kegiatan relaksasi.

Kegiatan ini bertujuan memberikan dukungan psikososial bagi penyintas bencana, membantu memulihkan kondisi mental dan emosional pasca bencana, meningkatkan semangat serta harapan untuk masa depan, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga dan komunitas.

Selain pendampingan, kegiatan juga menghadirkan pemulihan mental melalui psikolog anak berupa pendampingan individu maupun kelompok, terapi trauma ringan, penguatan rasa aman dan percaya diri, serta konseling keluarga.

Sebagai bentuk perhatian kepada anak-anak terdampak, panitia juga memberikan oleh-oleh spesial berupa perlengkapan sekolah, alat tulis, buku cerita, mainan edukatif dan paket makanan sehat.

Kepala DP3AKB Kabupaten Bener Meriah melalui kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pemulihan pasca bencana tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga pemulihan kondisi psikologis masyarakat, terutama anak-anak dan perempuan yang menjadi kelompok rentan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat terdampak bencana dapat kembali memiliki semangat, rasa percaya diri, dan harapan untuk menata kehidupan yang lebih baik,” ujar pihak DP3AKB.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan refleksi harapan bersama, sebagai simbol kebangkitan keluarga dan masyarakat Bener Meriah pasca bencana.

Kegiatan ini sejalan dengan semangat HARGANAS ke-33 yang menekankan pentingnya penguatan keluarga sebagai fondasi pembangunan. Tahun 2026, HARGANAS mengangkat tema peran keluarga dan kehadiran ayah dalam pengasuhan serta ketahanan keluarga. (Jt-DiskominfoBM)