Mentan Amran Salurkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Perbaikan Masjid di Bener Meriah

PPID Utama | Jumat, 24 Juli 2026 | Informasi Pemerintahan  Informasi Umum 

Redelong – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bener Meriah pada Selasa (14/7/2026). Kedatangannya disambut langsung oleh Bupati Bener Meriah, Ir. H. Tagore Abubakar, didampingi Wakil Bupati serta jajaran pemerintah daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Pertanian menyerahkan bantuan sebesar Rp1 miliar untuk perbaikan sejumlah masjid di Kabupaten Bener Meriah. Bantuan itu berasal dari dana pribadi Menteri Pertanian bersama kolega dan jajaran Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa dana tersebut akan disalurkan untuk memperbaiki masjid yang mengalami kerusakan akibat bencana, serta beberapa masjid lain yang membutuhkan renovasi.

Selain menyerahkan bantuan, Menteri Pertanian juga meninjau lahan pembibitan kopi di kawasan KM 60, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

Lahan pembibitan tersebut memiliki kapasitas sekitar 10,2 juta bibit kopi dan diproyeksikan menjadi salah satu pusat penyediaan bibit kopi unggul guna mendukung pengembangan sektor perkebunan di Bener Meriah.

Usai peninjauan, Menteri Pertanian mengapresiasi upaya yang telah dilakukan dalam pengembangan pembibitan kopi.

"Hal ini sangat luar biasa. Insya Allah ke depan kita akan tambah lebih banyak lagi," ujarnya.

Bupati Tagore juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan pembibitan kopi. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi besar bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus memajukan sektor pertanian, khususnya komoditas kopi yang menjadi unggulan Kabupaten Bener Meriah.

Ia berharap kunjungan kerja Menteri Pertanian dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan pertanian yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan komoditas unggulan daerah(Ra-Kominfo)