Ketua TP-PKK Kabupaten Bener Meriah Bersama DP3AKB dan Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Aceh Salurkan MBG 3B Di Desa Batin Baru.
- | Selasa, 28 April 2026 | Informasi Pemerintahan Informasi Umum
Redelong : Ketua TP-PKK Kabupaten Bener Meriah Ny. Meutia Fauziah Tagore Abubakar ikut membersamai kegiatan penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Batin Baru, Kecamatan Bandar, Senin (27-04-2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas P3AKB Kabupaten Bener Meriah turut di hadiri langsung oleh Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Aceh Safrina Salim, SKM., M.Kes.
Disela-sela acara Kadis P3AKB Bener Meriah Edi Jaswin, SKM., M.Kes menjelaskan, program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya MBG 3B (Bumil, Busui, Balita), adalah inisiatif strategis yang diintegrasikan dengan program Bangga Kencana untuk mempercepat penurunan stunting dan meningkatkan kualitas SDM sejak dini, MBG 3B menargetkan asupan nutrisi tambahan bagi kelompok paling rentan untuk memastikan pertumbuhan optimal
Berikut adalah poin penting integrasi MBG dalam program Bangga Kencana:
"Fokus 3B adalah, Prioritas diberikan pada Ibu hamil (bumil), Ibu menyusui (busui), dan Balita non paud. Tujuannya, mencegah stunting baru, meningkatkan gizi masyarakat, dan mendukung tumbuh kembang anak. Program MBG 3B dilaksanakan melalui kerja sama antara Kemendukbangga/BKKBN dan Badan Gizi Nasional," terangnya.
Terkait Validasi Data, Edi Jaswin menerangkan, BKKBN melakukan validasi data penerima manfaat untuk memastikan sasaran tepat Intervensi 1000 HPK. Pemberian makanan tambahan yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)
Program ini bertujuan memastikan gizi tercukupi dari masa kehamilan hingga masa balita agar tercipta keluarga berkualitas. "Berikut adalah poin-poin penting program MBG 3B: 1. Pencegahan Stunting Sejak Dini: MBG 3B memprioritaskan kelompok yang paling menentukan kualitas SDM masa depan, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. 2. Kesehatan Ibu Hamil (Bumil): Mencegah anemia, kurang gizi, dan risiko komplikasi saat kehamilan seperti bayi berat lahir rendah (BBLR). 3. Kesehatan Ibu Menyusui (Busui): Memastikan nutrisi ibu tercukupi agar kualitas ASI maksimal untuk perkembangan balita. 4. Pertumbuhan Balita Non-PAUD: Memberikan asupan gizi seimbang untuk mengoptimalkan tumbuh kembang fisik dan otak. 5. Intervensi Tepat Sasaran: Melalui Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan SPPG (Satuan Pelayanan Program Gizi), program ini memastikan bantuan nutrisi benar-benar diterima oleh kelompok prioritas.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Bener Meriah Ny. Meutia Fauziah Tagore Abubakar mengatakan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B (Ibu Hamil, Busui/Menyusui, Balita non-PAUD) sangat penting sebagai strategi nasional menurunkan angka stunting hingga 14% pada 2029. MBG 3B memastikan asupan nutrisi optimal sejak 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk mencegah kematian ibu/bayi, meningkatkan berat lahir, dan mendukung pertumbuhan otak anak.