DLH Bener Meriah Fokus Tingkatkan Pengelolaan Lingkungan Melalui Program Prioritas Tahun 2026
PPID Utama | Selasa, 28 Juli 2026 | Informasi Pemerintahan Informasi Umum
Redelong – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bener Meriah terus memperkuat upaya pelestarian lingkungan melalui sejumlah program prioritas yang akan dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2026. Program tersebut disusun sejalan dengan arah pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bener Meriah Tahun 2023–2026, sekaligus mempertimbangkan kondisi daerah pascabencana banjir dan hidrometeorologi yang terjadi pada akhir tahun 2025.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bener Meriah, Hj. Susnaini, S.Ag., mengatakan bahwa fokus utama program tahun 2026 diarahkan pada peningkatan pelayanan pengelolaan persampahan, pengendalian pencemaran lingkungan, rehabilitasi kawasan terdampak bencana, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Pada bidang persampahan, DLH akan mengoptimalkan pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), memperkuat keberadaan Bank Sampah, meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah, serta mendukung penyediaan sarana dan prasarana kebersihan. Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.
Sementara itu, pada bidang pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup, DLH akan melaksanakan pemantauan kualitas air sungai, pengawasan terhadap pencemaran limbah domestik dan pasar, serta memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan ketentuan lingkungan oleh pelaku usaha. Program ini bertujuan menjaga kualitas lingkungan hidup sekaligus melindungi kesehatan masyarakat.
Sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana, DLH juga akan melaksanakan rehabilitasi lahan kritis, penghijauan kawasan rawan longsor, penanaman pohon di daerah aliran sungai (DAS), serta pembersihan kawasan yang terdampak banjir. Program tersebut menjadi bagian dari strategi pengurangan risiko bencana melalui pendekatan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.
Selain pembangunan fisik, DLH turut mendorong peningkatan partisipasi masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi lingkungan, seperti pembinaan Bank Sampah, Gerakan Jumat Bersih, kampanye pengurangan penggunaan sampah plastik sekali pakai, serta penguatan sekolah berbudaya lingkungan melalui Program Adiwiyata.
Hj. Susnaini, S.Ag., menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.
“Melalui berbagai program yang telah disusun, kami berharap kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Bener Meriah terus meningkat, pelayanan kebersihan semakin optimal, serta tumbuh kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan demi mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujar Hj. Susnaini, S.Ag.
Dengan pelaksanaan program-program prioritas tersebut, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah optimistis mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan sebagai penopang peningkatan kualitas hidup masyarakat serta pembangunan daerah di masa mendatang.(MD.kominfoBM)