Disnaker Bener Meriah: Pelatihan APBN di BLK Redelong Berjalan Sukses, Lulusan Siap Bersaing di Dunia Kerja

PPID Utama | Jumat, 24 Juli 2026 | Informasi Pemerintahan  Informasi Umum 

Bener Meriah, 21 Juli 2026 – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bener Meriah terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan berbasis kompetensi di Balai Latihan Kerja (BLK) Redelong. 

Pada tahun 2026, BLK Redelong mendapat empat paket pelatihan yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bawah naungan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Tranmigrasi danTenaga Kerja bapak Abdul kadir. Kabupaten Bener Meriah, Endang Mayuzar, S.Pd., M.Pd., selaku kepala UPTd BLK saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (21/7/2026).

Endang menjelaskan, empat paket pelatihan yang dilaksanakan meliputi pembuatan roti dan kue, menjahit, pengelasan SMAW 3G, serta pengelasan SMAW 6G. Menurutnya, pelatihan pembuatan roti dan kue telah selesai dilaksanakan dengan hasil yang sangat memuaskan.

"Pelatihan roti dan kue ini bersifat nasional, sehingga pesertanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Namun, mayoritas peserta berasal dari Kabupaten Bener Meriah, sementara dari Aceh Tengah hanya beberapa orang. Alhamdulillah pelatihan berlangsung lancar," ujarnya.

Ia menjelaskan, dari 16 peserta yang mengikuti pelatihan, sebanyak 13 orang mengikuti uji kompetensi karena dua peserta berhalangan dan satu peserta tidak mengikuti ujian. Seluruh peserta yang mengikuti uji kompetensi dinyatakan lulus 100 persen.

"Sertifikat kompetensi yang diperoleh diakui secara nasional, sehingga dapat menjadi bekal bagi peserta untuk bekerja di mana saja sesuai bidang keahliannya. Bahkan saat ini sekitar empat alumni pelatihan roti dan kue sudah memperoleh pekerjaan maupun membuka usaha secara mandiri," tambahnya.

Untuk pelatihan menjahit, Endang mengatakan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Dari sekitar 60 pendaftar, hanya 16 peserta yang diterima mengikuti pelatihan selama 24 hari atau 240 jam pelajaran. Saat ini seluruh peserta sedang menjalani uji kompetensi yang diuji langsung oleh asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sementara itu, pelatihan pengelasan SMAW 3G juga sedang berlangsung dan dijadwalkan mengikuti uji kompetensi pada 29–30 Juli 2026 dengan menghadirkan tim asesor dari BNSP Pusat. Selanjutnya, pelatihan SMAW 6G akan dimulai pada 24 Juli 2026.

Endang berharap Pemerintah Kabupaten Bener Meriah terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan pelatihan vokasi di BLK Rendelong. Menurutnya, program tersebut telah memberikan dampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja.

"Hampir 53 lulusan jurusan pengelasan telah bekerja di berbagai daerah, seperti Batam, Kalimantan, Sulawesi, Sumatera Utara, Aceh, bahkan hingga Amerika Serikat. Ini menjadi bukti bahwa pelatihan berbasis kompetensi mampu mencetak tenaga kerja yang siap bersaing," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026 terdapat peluang tambahan sekitar 14 paket pelatihan dari pemerintah pusat yang saat ini masih menunggu kepastian. Apabila telah ditetapkan, informasi tersebut akan segera disampaikan kepada masyarakat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bener Meriah.

Melalui berbagai program pelatihan tersebut, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bener Meriah berharap semakin banyak masyarakat yang memperoleh keterampilan, sertifikasi kompetensi nasional, serta kesempatan kerja maupun peluang berwirausaha, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah. (JT-DISKOMINFO BM)