Dinas Kesehatan Bener Meriah Evaluasi Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis.

PPID Utama | Rabu, 30 September 2026 | Informasi Pemerintahan  Informasi Umum 

REDELONG –Rabu 29 september 2026 Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Dinas Kesehatan melaksanakan kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) sebagai upaya memperkuat pelaksanaan dan meningkatkan capaian program PKG di Kabupaten Bener Meriah tahun 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Plt. Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah, Gazali, SKM., Kepala Bidang Pelayanan dan SDMK Eva Mahseni, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Hajjah, SKM., serta narasumber dari Provinsi Aceh, dr. Iman Murahman, MKM., dan Syafrinal, ST.

Turut hadir unsur lintas sektor dari Dinas Pendidikan, Dinas Pendidikan Dayah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, RSUD Munyang Kute Redelong, RSIA Azalia, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Kantor Kementerian Agama, sejumlah klinik, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Bener Meriah. Hadir pula pelaksana pelayanan ibu dan anak, lansia, remaja, serta usia dewasa pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan bahwa Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dalam misi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), yang menjadi bagian dari Asta Cita pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2024–2029.

Pelaksanaan PKG juga sejalan dengan perubahan paradigma pelayanan kesehatan dari pelayanan berbasis program menjadi pelayanan berdasarkan siklus hidup melalui konsep Integrasi Pelayanan Primer (ILP). Karena itu, pelaksanaan PKG di Kabupaten Bener Meriah terus diarahkan agar selaras dengan konsep ILP.

Dalam pelaksanaannya, PKG telah berjalan dengan berbagai tantangan dan kendala, baik terkait ketersediaan sarana dan prasarana, bahan medis habis pakai (BMHP), strategi peningkatan capaian, keterbatasan anggaran, maupun ketersediaan tenaga kesehatan.

Berbagai kendala tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk terus melakukan perbaikan. Melalui PKG, masyarakat dapat memperoleh deteksi dini terhadap potensi penyakit sehingga pencegahan dan penatalaksanaan dapat dilakukan sedini mungkin untuk mencegah kondisi menjadi lebih berat.

Upaya promotif dan preventif melalui pemeriksaan kesehatan secara dini juga dinilai penting karena dapat membantu menekan kebutuhan pelayanan kuratif atau pengobatan di kemudian hari, sekaligus mendukung efisiensi pembiayaan kesehatan.

Dalam evaluasi tersebut, disampaikan bahwa pelaksanaan PKG di Kabupaten Bener Meriah masih perlu terus ditingkatkan, baik dari sisi kualitas pelaksanaan maupun capaian sasaran. Untuk itu, evaluasi dilakukan sebagai sarana menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi seluruh pihak, mengingat pelaksanaan PKG telah memasuki tahun kedua pada 2026.

Adapun tujuan kegiatan evaluasi ini meliputi mengidentifikasi tantangan dan kendala pelaksanaan PKG di puskesmas, sekolah, dan komunitas; mengidentifikasi kesiapan sarana, prasarana, alat kesehatan, serta BMHP di puskesmas; mengoptimalkan kemampuan puskesmas dalam melakukan tata laksana terhadap hasil pemeriksaan PKG; serta menyusun strategi peningkatan capaian PKG di Kabupaten Bener Meriah.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan PKG, baik jajaran kesehatan maupun lintas sektor. Kolaborasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat terus diperkuat sehingga target capaian PKG yang telah ditetapkan dapat direalisasikan sesuai dengan perencanaan.

Melalui evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah berharap pelaksanaan PKG semakin optimal dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran, pencegahan, serta deteksi dini terhadap berbagai potensi masalah kesehatan.(JT-DiskominfoBM)