Bupati Tagore Abubakar Lantik 135 Reje Kampung Terpilih Periode 2026-2031.

PPID Utama | Jumat, 24 Juli 2026 | Informasi Pemerintahan  Informasi Umum 

Redelong : Bupati Bener Meriah Ir. H. Tagore Abubakar melantik sebanyak 135 Reje Kampung hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Bener Meriah di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Kabupaten Bener Meriah, Kamis (02-07-2026).

Pelantikan ini di hadiri unsur Forkompinda, Forkopimda Plus Kabupaten Bener Meriah., Sekda Bener Meriah., para pejabat di lingkungan Setdakab Bener Meriah., para Kepala SKPK dilingkungan Pemkab Bener Meriah., para camat., para Ketua Organisasi Wanita Kabupaten Bener Meriah., para pimpinan instansi vertikal., tokoh agama., tokoh masyarakat., tokoh pemuda., serta reje dan masyarakat dari 10 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah.

Dalam arahannya, Bupati Tagore Abubakar menyampaikan, rasa syukurnya kepada Allah SWT karena kegiatan pelantikan reje terpilih periode 2026-2031 se-kabupaten Bener Meriah dapat dilangsungkan dengan baik. "Kepada para Reje Kampung yang baru dilantik, saya ucapkan selamat. Amanah yang saudara emban bukanlah sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar dari Allah SWT dan kepercayaan masyarakat yang harus dijaga dengan dedikasi, kejujuran dan keikhlasan", ujarnya.

Bupati Bener Meriah itu juga menambahkan, bahwa kampung adalah ujung tombak pembangunan Kabupaten Bener Meriah. Keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kemajuan ditingkat kampung. Karena itu, masyarakat menantikan kerja nyata yang memberikan manfaat. Dia juga menegaskan bahwa Reje Kampung adalah pemimpin bagi seluruh masyarakat, bukan hanya bagi pihak yang memberikan dukungan saat pemilihan. Untuk itu, reje kampung diharapkan dapat merangkul semua elemen masyarakat, membangun kebersamaan dan menjalankan amanah dengan penuh integritas serta tanggung jawab.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ir. H. Tagore Abubakar menyebutkan beberapa hal yang menjadi fokus kedepannya :

1. Pengelolaan Dana Desa. Dana Desa merupakan amanah yang harus dikelola secara profesional, transparan, akuntabel dan tepat sasaran. Setiap rupiah yang dialokasikan harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

2. Tanggap Darurat Bencana. Sehubungan dengan kondisi cuaca saat ini, intensitas curah hujan cenderung sangat tinggi, saya mengimbau kepada seluruh Reje Kampung yang baru dilantik agar meningkatkan kewaspadaan serta mengantisipasi potensi terjadinya bencana. Lakukan langkah-langkah mitigasi sejak dini, pastikan saluran drainase berfungsi dengan baik, aktifkan koordinasi dengan perangkat kampung dan pihak terkait.

3. Keamanan dan Ketertiban Kampung. Keamanan dan ketertiban Kampung menjadi perhatian, untuk itu kepada seluruh Reje Kampung agar senantiasa memperkuat koordinasi dan sinergi dengan aparat keamanan, khususnya Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta meningkatkan pengawasan terhadap setiap pendatang atau masyarakat yang baru memasuki wilayah kampung sebagai langkah antisipatif.

4. Adat Istiadat dan Syariat Islam. Bener Meriah menjunjung tinggi nilai-nilai adat istiadat dan Syariat Islam sebagai landasan kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, kepada Reje Kampung agar bersinergi dengan unsur pemerintah, tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat untuk berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal.

5. Pengembangan Potensi. Pengembangan potensi komoditas kopi arabika dan kakao merupakan salah satu strategi penting dalam memperkuat perekonomian masyarakat. Karena itu kita perlu perhatikan kondisi dan berbagai persoalan yang kita hadapi saat ini, maka arah kebijakan pembangunan sektor kopi Kab. Bener Meriah harus berorientasi pada peningkatan produktivitas, kualitas dan nilai tambah.

6. Sumber Daya Manusia. Pengembangan Sumber Daya Manusia dilingkungan Pemerintahan Kampung hendaknya benar-benar menjunjung tinggi profesionalisme untuk itu diharapkan kepada Reje terpilih agar tidak melakukan resafle aparatur selama 6 bulan sampai berakhirnya tahun anggaran 2026.

"Saya mengajak seluruh Reje Kampung untuk bekerja dengan penuh dedikasi, mari kita satukan langkah untuk membangun Bene Meriah mulai dari Kampung. Karena ketika Kampung maju, pertanian maju, ekonomi tumbuh dan masyarakat sejahtera, maka Kab. Bener Meriah akan semakin kuat, mandiri dan berdaya saing," tutup Bupati Tagore Abubakar.