Bupati Ir. H. Tagore Abubakar Buka Sosialisasi Program Pendampingan Patani Kakao Di Aula Setdakab Bener Meriah.

PPID Utama | Kamis, 6 Agustus 2026 | Informasi Pemerintahan  Informasi Umum 

Redelong : Bupati Bener Meriah Ir. H. Tagore Abubakar membuka Sosialisasi Program Pendampingan Petani Kakao pada Gerakan Kakao Aceh Hebat di Aula Setdakab Bener Meriah, Rabu (05-08-2026).

Tampak hadir dalam kegiatan Sosialisasi Program Pendampingan Petani Kakao Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bener Meriah Dr. Samusi Purnawira Dade, SH., S.IP., M.Si., Kepala Bagian Perekonoian dan SDA Setdakab Bener Meriah Ihsan, ST., M.Ling., Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bener Meriah Uswatun Hasanah, S.P., M.P., Plt. Kadis Perdagangan Bener Meriah Rahmayanti, S.E., M.S.P., Kepala BPBD Bener Meriah Ilham Abdi, S.STP., M.A.P., Kepala Dinas DP3AKB Bener Meriah Edi Jaswin, S.K.M., M.Si., Camat Timang Gajah Candra Sasmita, S.STP., M.Si., Camat Gajah Putih Hari Prawira, S.STP., M.A.P., perwakilan Direktur Forum Konservasi Leuser (FKA)., PT. GCB Bali., FKA Banda Aceh., YLi Bener Meriah., WRI Bener Meriah., CDR Bener Meriah., para Kepala BPP., para reje kampung., para ketua kelompok tani.

Bupati Bener Meriah Ir. H. Tagore Abubakar dalam acara tersebut mengharapkan kegiatan Sosialisasi Program Pendampingan Petani Kakao dapat memberikan dampak positif berupa pengembangan sektor kakao, peningkatan kesejahteraan petani, serta penguatan ekonomi Aceh khususnya di Bener Meriah melalui hilirisasi produk cokelat, serta mendorong semangat petani dalam merawat kebun Kakao yang dimiliki.  

Dalam kesempatan itu, Bupati Bener Meriah meyakinkan Coco Sustainability Manger PT. Asia Cocoa Indonesia Ide Bagus Made Wirawan bahwa kakao Bener Meriah memiliki kualitas terbaik. Hal ini, kata Bupati, sesuai dengan telah dilakukannya uji LAB yang sudah pernah dilakukan. Untuk itu, dia menekankan pentingnya pendampingan teknis bagi para petani agar kualitas dan kuantitas produksi kakao di Bener Meriah dapat bersaing di pasar nasional maupun internasional. Tidak hanya itu saja, Bupati Ir. H. Tagore Abubakar memberikan motivasi dan mengajak para petani kakao untuk komit mengelola lahan kakao yang dimiliki. 

Sebelumnya, Hendra Syahrial selaku panitia dari Sustainability Forum Konservasi Leuser (FKL) menyampaikan, bahwa pada tahun 2024 yang lalu FKL diberikan kepercayaan oleh Kepala Dinas Pertanian Aceh untuk mengembalikan kejayaan Kakao yang ada di Aceh. Saat ini katanya, bila dilihat potensi Kakao masih ada, tapi, produktifitas dan kualitas Kakao di Aceh sudah menurun. 

Diterangkannya, atas masukan dari Bupati Ir. H. Tagore Abubakar dan potensi yang ada di Bener Meriah. Pada Tahun 2025 FKL membuat perencanaan untuk bisa menjalankan program Gerakan Kakao Aceh Bangkit masuk ke daerah Bener Meriah. “Dari potensi yang kita lihat, ada dua kecamatan di Kabupaten Bener Meriah yaitu, Kecamatan Timah Gajah dan Kecamatan Gajah Putih mempunyai potensi Kakao sangat baik. Berdasarkan informasi dari rekan-rekan kita, bahwa kualitas Kakao dari 2 kecamatan ini sangat baik. Oleh karena itu, pada hari ini, kami datang ingin melakukan sosialisasi program Gerakan Kakao Aceh Hebat. Oleh karena itu, atas kerjasama dan koordinasi kita dengan Dinas Pertanian dan Pangan Bener Meriah, bahwa potensi yang ada di Bener Meriah ini harus kita kerjakan,”ujarnya.