BPBD Bener Meriah Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Hujan Lebat Hingga Sangat Lebat

PPID Utama | Selasa, 13 Oktober 2026 | Informasi Pemerintahan  Informasi Umum 

BENER MERIAH, Senin, 12 Oktober 2026 — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menunjukkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Aceh, termasuk Kabupaten Bener Meriah.

Potensi cuaca ekstrem tersebut perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pergerakan tanah, pohon tumbang, serta gangguan akses jalan dan infrastruktur.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bener Meriah, Ilham Abdi, S.STP, MAP mengatakan, "Kami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Bener Meriah agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Jika terjadi hujan lebat dalam durasi yang lama, masyarakat yang tinggal di sekitar sungai, daerah rawan banjir, lereng, dan kawasan perbukitan harus lebih berhati-hati terhadap potensi bencana,” ujar Ilham Abdi.

Ia menjelaskan, kewaspadaan perlu ditingkatkan mengingat Kabupaten Bener Meriah memiliki wilayah perbukitan dan sejumlah kawasan yang rentan terhadap bencana hidrometeorologi. Masyarakat diminta segera mengenali tanda-tanda bahaya, seperti meningkatnya debit air sungai secara tiba-tiba, air sungai yang berubah keruh, munculnya retakan tanah, guguran material dari lereng, maupun pohon yang mulai tumbang.

IMBAUAN BPBD KEPADA MASYARAKAT

BPBD Bener Meriah menyampaikan beberapa langkah antisipasi yang perlu dilakukan masyarakat:

1. Waspadai banjir dan banjir bandang. Hindari aktivitas di sekitar sungai saat hujan deras, terutama apabila debit air meningkat secara tiba-tiba.
2. Kenali tanda-tanda tanah longsor. Warga yang tinggal di sekitar lereng dan tebing agar memperhatikan munculnya retakan tanah, rembesan air, atau pergerakan material tanah.
3. Hindari perjalanan yang berisiko. Kurangi perjalanan yang tidak mendesak saat hujan lebat, khususnya melewati jalan di kawasan perbukitan, tebing, dan jalur yang rawan longsor.
4. Jauhi pohon dan baliho saat angin kencang. Jangan berteduh di bawah pohon besar atau berada di dekat bangunan dan benda yang berpotensi roboh.
5. Pastikan saluran air tidak tersumbat. Bersihkan drainase di sekitar rumah dan lingkungan secara aman agar aliran air tetap lancar.
6. Siapkan kebutuhan darurat keluarga. Amankan dokumen penting, obat-obatan, senter, makanan, air minum, serta perlengkapan darurat lainnya.
7. Pantau informasi resmi. Ikuti perkembangan prakiraan cuaca dan peringatan dini dari BMKG serta informasi kebencanaan dari BPBD Bener Meriah.
8. Segera mengungsi jika terancam. Apabila kondisi lingkungan membahayakan atau terdapat arahan evakuasi dari petugas, segera menuju tempat yang lebih aman.

BPBD TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN

Ilham Abdi juga mengingatkan bahwa Kabupaten Bener Meriah saat ini berada dalam Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Tahun 2026, sebagaimana ditetapkan melalui Keputusan Bupati Bener Meriah Nomor 360/520/SK/2026.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, kesiapsiagaan seluruh unsur penanggulangan bencana perlu terus ditingkatkan, termasuk pemantauan wilayah rawan, kesiapan personel dan peralatan, serta koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah kampung, TNI/Polri, dan unsur terkait lainnya.

“Kesiapsiagaan merupakan tanggung jawab bersama. Kami meminta masyarakat untuk saling mengingatkan, segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat, serta mengutamakan keselamatan jiwa. Jangan menunggu sampai situasi membahayakan untuk mengambil tindakan,” tegasnya.

BPBD Bener Meriah mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta senantiasa mengikuti arahan petugas dan informasi resmi pemerintah.

Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama. Tetap waspada, siaga, dan saling menjaga dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem.

Pesan ini disampaikan oleh:
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bener Meriah (BPBD Bener Meriah)