Bener Meriah, 2 Juni 2026 – Bupati Bener Meriah, Ir. H. Tagore Abubakar, menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Bener Meriah untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Reje (Kepala Desa) Serentak Tahun 2026 yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 6

PPID Utama | Jumat, 24 Juli 2026 | Informasi Pemerintahan  Informasi Umum 

Redelong | Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, menegaskan komitmennya mewujudkan Pilkades bersih melalui pengawasan ketat seluruh tahapan pemilihan serentak.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga kualitas demokrasi desa dari berbagai pelanggaran.

Menurut Tagore, seluruh unsur terkait harus berperan aktif mengawasi pelaksanaan Pilkades agar berlangsung jujur, adil, dan transparan. Ia menegaskan praktik politik uang tidak boleh mendapatkan ruang dalam proses demokrasi yang sedang berlangsung di desa.

Tagore menyebut setiap laporan dugaan pelanggaran harus ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku tanpa pandang bulu maupun kepentingan.

Apabila ditemukan bukti kuat mengenai praktik politik uang, maka pelaku wajib diproses melalui mekanisme hukum yang berlaku. Selain proses hukum, calon reje yang terbukti melakukan politik uang juga dapat dikenakan sanksi pembatalan pencalonan.

Menurutnya, ketegasan tersebut penting untuk memberikan efek jera kepada pihak yang mencoba merusak demokrasi desa.

Tagore menilai masyarakat harus diberikan kesempatan memilih pemimpin berdasarkan kemampuan, integritas, serta program yang ditawarkan.

Pemilihan yang bersih akan melahirkan reje berkualitas dan mampu membawa kemajuan bagi masyarakat serta pembangunan desa. Bupati menegaskan politik uang merupakan tindakan yang mencederai nilai demokrasi dan merugikan kepentingan masyarakat luas.

Praktik tersebut dapat menghilangkan kebebasan masyarakat dalam menentukan pilihan sesuai hati nurani masing-masing warga.

Karena itu, seluruh panitia dan unsur pengawas diminta meningkatkan pengawasan selama tahapan Pilkades berlangsung.

Tagore mengingatkan seluruh calon reje agar bersaing secara sehat dengan mengedepankan gagasan dan kemampuan kepemimpinan. Ia menolak segala bentuk intimidasi yang dapat memengaruhi kebebasan masyarakat dalam menentukan pilihan pada pemungutan suara.

Pemerintah Kabupaten Bener Meriah juga berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Pilkades yang berintegritas tinggi. Menurutnya, keberhasilan Pilkades tidak hanya diukur dari pelaksanaan pemungutan suara yang aman dan tertib.

Keberhasilan juga ditentukan oleh kemampuan semua pihak menjaga proses pemilihan dari berbagai bentuk pelanggaran. Tagore berharap masyarakat turut berperan mengawasi jalannya Pilkades dengan melaporkan setiap pelanggaran yang ditemukan.

Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas demokrasi di tingkat desa.

Selain masyarakat, Tagore juga mengajak kalangan wartawan untuk turut mengawasi penyelenggaraan Pilkades di Bener Meriah.

Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat selama Pilkades.

Kehadiran wartawan diharapkan mampu membantu menciptakan transparansi serta mendorong akuntabilitas seluruh penyelenggara Pilkades.

Tagore menilai pemberitaan yang objektif dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya demokrasi bersih. Ia berharap media tidak ragu menyampaikan informasi terkait dugaan pelanggaran yang terjadi selama proses Pilkades.

Dengan pengawasan bersama, potensi pelanggaran dapat diminimalkan sehingga pelaksanaan Pilkades berlangsung lebih berkualitas dan demokratis.

Tagore optimistis Pilkades serentak di Bener Meriah dapat berjalan aman, damai, serta menghasilkan reje pilihan masyarakat. Ia berharap seluruh calon menerima hasil pemilihan dengan sikap dewasa dan tetap menjaga persatuan masyarakat desa.

Melalui Pilkades bersih, pemerintah ingin memastikan lahirnya pemimpin desa yang bekerja demi kepentingan masyarakat secara menyeluruh.

“Calon reje yang terbukti melakukan politik uang harus diproses sesuai aturan dan dapat dibatalkan pencalonannya,” tegas Tagore.