Asisten 1 Setdakab Bener Meriah Pelatihan Peningkatan Kapasistas Pengelolaan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 Tentang DTSEN Tingkat Desa/Kelurahan Tahun 2026.
PPID Utama | Jumat, 24 Juli 2026 | Informasi Pemerintahan Informasi Umum
Redelong : Bupati Bener Meriah yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesra Setdakab Bener Meriah Khairmansyah, S.IP., M.Sc membuka pelatihan peningkatan kapasistas pengelolaan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 Tentang Data Tunggal Sosial Dan Ekonomi Nasional (DTSEN)Tingkat desa/kelurahan Tahun 2026 di Aula Kantor BAPPEDA Kabupaten Bener Meriah, Senin (06-07-2026).
Kegiatan ini di ikuti oleh Plt. Kepala Bappeda, Kepala BPS, Kadis Sosial, Plt. DPMK, Seluruh Camat se- Kabupaten Bener Meriah, seluruh ketua Forum Reje se- Kabupaten Bener Meriah, Keua ABDESI, Ketua TPKH dan Ketua PKH kecamatan.
Dalam pidato tertulis Bupati Bener Meriah, Asisten 1 Setdakab Bener Meriah, Khairmansyah, S.IP., M.Sc menyebutkan, kemiskinan merupakan persoalan kompleks yang tidak hanya berdimensi ekonomi, tetapi juga sosial, pendidikan, kesehatan, bahkan budaya. Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menempatkan isu ini sebagai program prioritas strategis yang harus ditangani secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan. “Sejalan dengan amanat Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 Tentang Data Tunggal Sosial Dan Ekonomi Nasional (DTSEN), kita dituntut untuk menggunakan satu data yang valid dan akurat dalam perencanaan dan pelaksanaan berbagai kebijakan bantuan sosial, pemberdayaan sosial, serta program-program kesejahteraan lainnya,”ucap Khairmansyah dalam pidato bupati.
Dilanjutkannya, DTSEN adalah suatu sistem data tunggal yang mencakup informasi sosial dan ekonomi seluruh penduduk Indonesia, yang bertujuan untuk, pertama, menjadi basis data utama dalam penyaluran bantuan sosial, program pemberdayaan masyarakat, dan perlindungan sosial., kedua, menghindari tumpang tindih data antar lembaga maupun antar program., ketiga, meningkatkan ketepatan sasaran penerima manfaat bantuan dan program sosial., keempat, mendorong efektivitas kebijakan penanggulangan kemiskinan melalui pendekatan yang lebih terstruktur dan berbasis bukti. Selain DTSEN sebagai data terpadu kemiskinan, pemerintah melalui kementerian sosial mengembangkan aplikasi sink-ng (sistem informasi kesejahteraan sosial next generation) sebagai aplikasi resmi yang digunakan untuk mengelola data terpadu kesejahteraan sosial, aplikasi ini berfungsi sebagai pusat data untuk mengusulkan, memverifikasi dan memperbaharui data penerima bantuan sosial seperti PKH dan BPNT.
“Kita patut bersyukur, meskipun perlahan, angka kemiskinan di Kabupaten Bener Meriah menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan data, angka kemiskinan di Kabupaten Bener Meriah pada tahun 2024 tercatat sebesar 18,18%, dan pada tahun 2025 turun menjadi 16,20%. namun angka ini masih lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional maupun provinsi aceh. artinya, kerja keras dan langkah-langkah strategis masih sangat dibutuhkan untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan di daerah kita tercinta ini. Salah satu strategi yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat yakni peningkatan kapasitas untuk operator sink-ng yang ada di seluruh desa, karna pintu pertama identifikasi masyarakat terkait status desil adalah di desa, sehingga setelah adanya pelatihan ini diharapkan tidak ada pergantian operator sehingga tujuan kita tetap sejalan. Mari kita jadikan data sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan, serta memperkuat sistem monitoring dan evaluasi agar program yang dilaksanakan betul-betul memberikan manfaat bagi masyarakat miskin. Marilah kita berkomitmen untuk bekerja lebih keras, lebih cermat, dan lebih ikhlas dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Semoga segala ikhtiar kita diberkahi oleh Allah Sub??nahu Wa Ta‘?l? dan dapat membawa kemajuan serta kesejahteraan bagi seluruh rakyat Kabupaten Bener Meriah. Mari kita jalankan peran masing-masing sesuai dengan tusi kita, untuk inspektorat mohon lebih diaktifkan monitoring dan evaluasi terkait keuangan desa dimana setiap kader harus ada rekomendasi dari dinas terkait, contoh honorarium operator sink-ng harus ada rekomendasi dari dinas sosial. kita berharap kader yang sudah kita bina tidak diganti sehingga tetap dalam pengawasan dinas terkait”, demikian pidato bupati yang disampaikan Asisten 1 Setdakab Bener Meriah.